Minggu, 24 Maret 2013

Macam Macam Audio

·                     AAC

AAC atau Advanced Audio Coding merupakan format standar Motion Picture Expert Group(MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Format ini digunakan oleh Apple pada toko musik online mereka, iTunes. AAC juga merupakan format audio menggunakan lossy compression ( data yang sudah di kompresi tidak bisa lagi dikembalikan ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang), cara kerja AAC :

1.                   Bagian-bagian sinyal yang tidak relevan dibuang
2.                   Menghilangkan bagian-bagian sinyal yang redundan
3.                   Dilakukan proses MDCT (Modified Discret Cosine Transform) berdasarkan tingkat kompleksitas sinyal
4.                   Adanya penambahan Internal Error Connection
5.                   Lalu sinyal disimpan/dipancarkan 


·                     MP3  

 Format MP3 dikembangkan oleh warga negara jerman memakai pengkodean Pulse Code Modulation (PCM). Prinsip yang dipergunakan oleh MP3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia sehingga dapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy. Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s.
·                     WMA 
WMA atau Windows Media Audio Merupakan format kompresi audio yang dikembangkan Microsoft sebagai saingan dari MP3, WMA mendukung Digital Right Management (DRM) yang merupakan fitur pencegah pembajakan.
·                     RA 
RA atau Real Audio merupakan salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate yang rendah. Format dari Real Networks ini umumnya digunakan untuk layanan streaming audio via internet. Pada bitrate 128 kbps ke atas Real Audio menggunakan standar AAC MPEG-4
·                     OGG 
format file terbuka dan gratis mendukung ragam codec, yang terkenal ialah vorbis audio codec yang bisa mengkonversi seperti MP3.
·                     FLAC 
FLAC atau Free Lossless Audio Codec merupakan sebuah format audio serupa dengan MP3, tetapi lossless, yang berarti kompresi data yang dihasilkan hampir sama dengan kualitas audio aslinya. Prinsip kerjanya mirip dengan kompresi Zip, dan dengan FLAC kita akan mendapatkan kompresi yang lebih baik karena dirancang khusus untuk audio saja. Fitur yang tersedia pada format FLAC :
1.                   Cepat
2.                   Dukungan hardware
3.                   Metadata yang fleksibel
4.                   Cocok untuk pengarsipan
5.                   Pengarsipan CD lebih leluasa
6.                   Tahan error
7.                    

Selasa, 08 Januari 2013

Review Aplikasi CRM Call Center/Service

     Otomatisasi layanan yang memungkinkan perusahaan untuk mengotomatisasi operasi layanan mereka, apakah disampaikan melalui call center, pusat kontak, web atau tatap muka di lapangan. Perangkat lunak yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola dan mengkoordinasikan layanan terkait komunikasi in-bound dan out-bound di semua saluran.

      Beberapa teknologi adalah umum dalam otomatisasi layanan. Perangkat lunak pengatur panggilan dapat digunakan untuk mengarahkan panggilan supaya masuk ke piranti yang paling tepat. Teknologi seperti respon suara interaktif (IVR) memungkinkan pelanggan untuk berinteraksi dengan komputer perusahaan. Pelanggan dapat masuk ke sistem IVR setelah mendengarkan instruksi menu baik oleh tombol telepon (tombol 1 untuk opsi A, 2 tombol untuk opsi B) atau dengan suara. Jika kontak resolusi masalah pertama adalah tidak mungkin, proses pelayanan mungkin melibatkan otorisasi pengembalian barang, dan siklus perbaikan yang melibatkan penyedia layanan pihak ketiga. Contoh dari proses tersebut termasuk ponsel

Review Aplikasi CRM Marketing Automation

     Marketing automation adalah bagian CRM yang berfungsi untuk mengotomatisasi tenaga marketing. Dimana kerja mereka dituntut untuk bagaimana agar dapat mendapatkan pelanggan.

Beberapa kemampuan ditawarkan oleh software MA :

- Segmentasi pelanggan Segmentasi, dalam beberapa kasus, adalah mungkin pada tingkat pelanggan individu.

- Manajemen Company Perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi data pelanggan mereka dalam rangka mengembangkan komunikasi yang ditargetkan dan ditawarkan.

- Pemasaran berbasis event Menawarkan sesuatu yang unik yang dapat dibuat untuk seorang pelanggan pada titik waktu yang tepat.

Contoh sofware CRM-MA yaitu vinnoCRM. Jenis sofware ini berupa sms atau email marketing, jika ada apelanggan baru yang berminat untuk membeli produk maka akan diarahkan pada bagian sales.
Koneksi internet dalam aplikasi CRM-MA adalah hal utama. Seperti contoh diatas dimana terdapat email marketing, tanpa koneksi internet email tersebut tidak dapat dikirim/diterima

Review Aplikasi CRM Sales Force Automation

      Sales force automation adalah hal hal yang di gunakan untuk mendukung proses, penjualan atau hal hal yang lainnya yang tidak terpengaruh atau terkena kendala yang menghambat proses penjualan baik situasi dan kondisi apapun sehingga proses market tetap berjalan secara kontinyu tanpa terbatasi kondisi apapun.
- MODUL APLIKASI CRM-SFA -
Modul-modul standard yang terdapat dalam SFA adalah sebagai berikut:
- Lead Management
Modul Lead Management adalah modul untuk menampung dan mengelola informasi setiap leads atau prospek baru, baik yang didapatkan oleh perusahaan (misalnya melalui marketing campaign atau beli database) ataupun yang dicari sendiri oleh si salesperson.
- Potential Management/ Opportunity Management
Terdapat leads yang menunjukkan interest atau kebutuhan akan produk yang ditawarkan sehingga menciptakan sebuah potential atau opportunity dalam sales.
- Kebutuhan atau opportunity ini tentunya perlu dicatat ke dalam sistem, supaya dapat ter-record dengan baik, misalnya adalah produk apa yang dibutuhkan oleh prospek, berapa nilai produk tersebut, peluang closing berapa besar, kompetitor siapa saja yang terlibat, hingga jumlah cost yang dikeluarkan dalam mengelola opportunity tersebut.
- Account & Contact Management
Account adalah modul untuk mengisi informasi perusahaannya atau institusi, sedangkan Contact adalah untuk mengisi informasi individunya.
- Activity Management
Modul Activity Management merupakan modul untuk mengatur aktifitas sehari-hari sales force, misalnya adalah leads mana yang harus di-follow up, apakah ada presentasi atau tidak, quotation apa yang mesti dibuat, dan sebagainya. 
- Quotation Management
Dari setiap potential atau opportunity yang tercipta, biasanya akan dilanjutkan ke proses permintaan proposal atau penawaran. 
- OUTPUT APLIKASI CRM-SFA -
Dengan menggunakan aplikasi crm-sfa terdapat output yang berharga bagi pihak managemen sales person diantaranya :
 
- Sales Manager dapat mengetahui performance masing-masing salesperson
- Dapat diketahui channel apa yang paling banyak menghasilkan leads
- Dapat diketahui berapa banyak dari leads yang didapatkan yang memiliki needs
- Dapat diketahui perbandingan antara aktifitas dengan cost yang dikeluarkan
- Dapat diketahui salesperson mana yang efektif dan mana yang tidak
- Dapat diketahui Recency, Frecuency, dan Spending dari customer yang didapat
- Dan info-info lain (sesuai kebutuhan)
 

Review Aplikasi CRM Bisnis Intelijen

      Aplikasi CRM Bisnis Intelijen di gunakan oleh Perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa dan menyediakan akses ke- data yang membantu perusahaan mengambil keputusan yang tepat dan akurat.

      Binis intelijen adalah cara merencanakan strategi binis yang jitu guna dapat memenangi persaingan bisnis, dengan cara mengolah data mentah menjadi informasi informasi yang membantu dalam mengambil keputusan yang tepat yang dalam hal ini akan mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Hal ini juga dibutuhkan untuk kemudahan dalam implementasi dan juga integrasi dari aplikasi-aplikasi yang berbeda saat di gunakan pelanggan.

     Dengan bisnis intelijen data dapat menganalisa hal hal yang sifatnya yang berhubungan dengan produk,apakah stok barang dalam keadaan kosong,sedikit atau yang lainnya, dan dapat pula memberi isyarat dengan tanda apakah warna lain pada data tersebut. Hal ini dapat memudahkan perusahaan untuk melihat situasi situasi yang berhubungan dengan bisnisnya.

      Dan dapat pula mengontrol keadaan keadaan dari perusahaan cabang cabang mereka, ada informasi apa dari daerah cabang, apakah kekeurangan barang, barang apa yang keras lakunya,atau stok apa yang masih banyak.

      Secara garis besar, bisnis intelijen adalah bagaimana mengetahui situasi dan kondisi keadan lapangan dari informasi perkembangan dari awal hingga yang terbaru dan mengatur taktik bisnis dengan strategi yang jitu agar bisnis menjadi lancar dan menguntungkan perusahaan di dunia pasar, sehingga bisnis tetap hidup dan perusahaan tetap berjalan dan memperoleh laba.

Fungsi-fungsi dalam CRM

Sebuah sistem CRM harus bisa menjalankan fungsi:
  • Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting bagi pelanggan.
  • Mengusung falsafah customer-oriented (customer centric)
  • Mengadopsi pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan
  • Membangun proses ujung ke ujung dalam melayani pelanggan
  • Menyediakan dukungan pelanggan yang sempurna
  • Menangani keluhan/komplain pelanggan
  • Mencatat dan mengikuti semua aspek dalam penjualan
  • Membuat informasi holistik tentang informasi layanan dan penjualan dari pelanggan.

CRM ( Customer relationship management )

     Pengertian lain mengatakan bahwa ia adalah sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan, dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pascapenjualan dalam sebuah organisasi. CRM melingkupi semua aspek yang berhubungan dengan calon pelanggan dan pelanggan saat ini, termasuk di dalamnya adalah pusat panggilan (call center), tenaga penjualan (sales force), pemasaran, dukungan teknis (technical support) dan layanan lapangan (field service).

     CRM mendukung suatu perusahaan untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan secara real time dengan menjalin hubungan dengan tiap pelanggan yang berharga melalui penggunaan informasi tentang pelanggan. Berdasarkan apa yang diketahui dari pelanggan, perusahaan dapat membuat variasi penawaran, pelayanan, program, pesan, dan media (Kotler 2003). Melalui sistem yang menerapkan CRM, perusahaan membentuk hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, dimana perusahaan dapat mengetahui kebutuhan pelanggan dan menyediakan pilihan produk atau layanan yang sesuai dengan permintaan mereka.